Aku tau, sebenarnya ini salah paham.
Asal kamu tau, aku bisa saja menuruti kemauanmu. Gampang banget. Bukan hal yang sulit buatku. Meninggalkan kebiasaanku bersama mereka, benar2 hal yang mudah buatku.
Tapi, aku hanya ingin tau apakah kamu udah berubah, atau masih sama seperti dulu. Kamu yang picik, gak bisa berpikir panjang, kamu yang plin plan, gak konsisten, kamu yang hanya ingat kepadaku saat kamu merasa sayang aku dan lupa -sama sekali- dengan rasa sayangmu kepadaku saat aku tak mengenakkan hatimu.
Aku hanya ingin tau arti dari kata-kata janjimu kepadaku. Nyatakah? Atau semua kata manismu itu hanya bentuk apresiasi dari kekhilafanmu? Yang lupa dan hilang begitu saja saat kekhilafan itu mereda?
"Aku ingin. Tapi tak bisa. Dan tak mungkin."
Aku ingin terus bersamamu, menjalani hidupku denganmu, tapi aku tak bisa dan tak mungkin, jika melihatmu seperti ini. Aku kecewa. Dimana kata2 gombalmu saat kau ingin ku kembali padamu?
Air mata ini bukan karena kau meninggalkanku sekarang. Tapi untuk kebodohanku, telah memberikan 1 lagi kesempatan -yang kau mohon- kepadamu untuk menyakitiku lagi.
Aku jadi tak mengerti lagi apa itu cinta. Mungkin cinta bukan rasa yang tepat untuk menggambarkan dirimu terhadapku.
Untuk apa kesempatan itu kau minta jika hanya akan kau sia-siakan? Huff.... Aku genggam erat kesempatan ini. Rasanya tak mungkin lagi, tapi selalu hanya untuk saat ini. Payah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nyokk.... Mari bercececuet below...: